Yuuuk, Meminimalisasi Kecemasan Pada Diri Kita Sendiri…

Cemas itu saat kita bingung, was-was dan sedang  memikirkan hal yang tidak benar. Apakah anda sering mengalami kecemasan? Dan sadarkah anda ketika sedang mengalami kecemasan yang berlangsung  agak lama, biasanya antusiasme dan energi anda akan menurun drastis, kemudian berpengaruh pada gangguan fisik dan jiwa anda. Dalam ilmu kesehatan, kecemasan kronis dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti asma, alergi, gangguan jantung, tekanan darah tinggi, dan banyak penyakit lain.

Kecemasan sebenarnya dapat dihilangkan dengan cara melatih pikiran kita agar mau berfokus pada hal-hal yang positif. Misalnya, fokus pada keharmonisan, kedamaian, keindahan, tindakan yang baik, dan pengertian. Intinya, kita cukup mengganti pikiran negative menjadi positif.

Sering kita mencemaskan sesuatu dengan membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang belum pasti kebenarannya atau lebih tepatnya disebut hanya bayangan. Jika kita mau memahami apa itu bayangan yang menimbulkan kita cemas, bayangan tidak memiliki kekuatan apa-apa. Karena kecemasan adalah sebuah bayangan dalam pikiran kita maka ia tidak memiliki realitas, prinsip, dan kebenaran. Jadi, tidak masuk akal bila kita mencemaskan bayangan yang tidak nyata.

Mengubah bayangan negatif menjadi bayangan positif tentunya membutuhkan sedikit kerja, tapi bagaimana pun juga dalam hidup kita tidak akan bisa sepenuhnya lari dari rasa cemas.

Tidak Ada Masalah yang Dapat Dipecahkan dengan Rasa Cemas

Setiap kali kita mendapati suatu masalah yang sering kita dapatkan biasanya kita sering merasa cemas terlebih dahulu. Semakin berat masalah dan semakin cemas tingkat tinggilah kita ini. Padahal, kecemasan bukan solusi dari adanya masalah!

Ada tiga cara untuk meminimalkan kecemasan pada kita, diantaranya sebagai berikut;

1). Buatlah keputusan dari apa yang menjadikan anda punya keragu-raguan.

Saat menghadapi masalah hendaknya kita jangan memikirkan hal itu terus-menerus. Hadapi dan segera tuntaskan kecemasan yang ada pada kita dengan membuat sebuah keputusan.

Keputusan sudah diambil, kemudian kita harus  bisa berpegang pada keputusan tersebut. Ingat ya, keputusan anda memang belum tentu benar, tapi tindakan positif apa pun biasanya lebih baik daripada tidak mengambil tindakan samasekali. Jangan membuat kesalahan dengan berharap untuk tidak pernah membuat kesalahan.

2). Percayalah pada diri anda sendiri

Adakalanya kita lebih sering dikritik oleh orang lain ketimbang dipuji. Kemudian saat kita tidak mendapatkan pujian dari orang lain, mungkin kita berpikir bahwa kita punya kekurangan dan tidak mengakui kelebihan  kita. Akhirnya timbullah kecemasan. Mungkin bisa jadi, kita menekankan persepsi kita bagaimana orang lain memandang kita. Namun, bila kita benar-benar meyakini kemampuan dan kekuatan yang ada pada diri kita sendiri, maka kita tidak akan terlalu mempedulikan atau mengharapkan sikap dan pujian orang lain untuk kita. Sama artinya dengan kita punya rasa percaya diri.

3) Anda mau belajar menerima hal-hal yang tak terelakkan

Belajar menerima hal-hal yang tak terelakan bukanlah satu cara yang mudah. Saya sendiri pun suka memilih untuk cemas dan murung setiap kali mengingat apa yang sudah saya rencanakan tapi gagal. Atau menerima kenyataan yang sangat pahit, itu sangat sulit apalagi direlakan. Arti lain dari menerima hal yang tak terelakkan sama dengan ikhlas. Susah senang dalam hidup mari kita belajar untuk bisa menerimanya dengan lapang dada/keikhlasan.

4). Pastikan benak kita selalu sibuk, tapi jangan beri tugas melampaui kemampuan kita

Kita mesti bisa mewaspai terhadap hal-hal sepele yang bisa buat kita cemas. Tak jarang, ketika cemas biasanya kita suka untuk tak berbuat apa-apa, berdiam diri, murung dan tak punya gairah semangat hidup.

Salah satu hal yang bisa dilakukan ketika dilanda cemas misalnya, membaca buku inspiratif, mendengarkan music, bermeditasi, berkonsentrasi pada hal yang bermanfaat, atau melakukan hobi yang lainnya dapat meminimalis kecemasan kita.

5). Lakukan sekarang

Pernah nggak anda, setiap kali kehilangan mood atau cemas, anda memilih untuk melakyukan apa yang anda suka, daripada yang tidak disukai. Kemudian kita cenderung menunda-nunda pekerjaan. Tanpa kita sadari sebenarnya hal tersebut dapat merugikan diri kita sendiri.

Satu langkah jitu untuk menghindari kebiasaan menunda-nunda yaitu, tanamkan pada diri kita untuk mau menyelesaikan pekerjaan yang tidak kita sukai terlebih dahulu, kemudian kita bisa melakukan pekerjaan yang menyenangkan lainnya.

Jangan meributkan hal-hal sepele. Jangan biarkan hal-hal kecil (yang bisa buat kita cemas) – merusak kebahagiaan kita.

  • Dale Carnegie

Semoga Bermanfaat.

Iklan

14 thoughts on “Yuuuk, Meminimalisasi Kecemasan Pada Diri Kita Sendiri…

  1. saya kalo lagi cemas biasanya malah penyakit maag kambuh, abisnya sudah juga menagan diri untuk tidak cemas, walaupun udah bilang dalam hati pasti baik2 saja tapi tetap sja perasaan cas muncul,harus belajar jadi lebih sabar kayaknya 😀

  2. Tetap tenang dan ikhlas menghadapi semuanya. Agak susah dilaksanakan sih, soalnya kadang yang namanya cemas itu datangnya tidak terduga, terus mengganggu banget. Tapi baik kita coba ya Mbak, sembari menekan penyebab kecemasan itu (kebanyakan sih di dunia kerja :hehe). Terima kasih atas pandangannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s