Puisiku Untukmu

Andai saja batinmu mampu kulihat,

Entah berapa banyak sudah deraian air mata hatimu  meleleh hina

Meratapi  kesombongan, nestapa yang  gulita

Ketika tiada satu tempat untukmu sejenak bersembunyi

Ketika tiada satu orang yang tepat mendengar keluh-kesahmu

Ketika itu pula, kamu kebingungan mencari wajah Tuhan

Pura-pura mengerang kesepian

Memasrahkan  kebodohan…

Bukan hanya aku, tapi

Alam pun tahu kamu bukanlah siapa-siapa

Rizki dan karunia telah bermain sesuai takaran dari-Nya

Yang tak bisa dipaksa untuk datang

Dan tak bisa dihindarkan bila menghilang

Benarkah hidup untuk sebuah sandiwara?

Jika amal-amal akan bersua

Janji-janji  tak mau diingkari

Hidup tetap harus berlanjut

Ditengah mimpi sedang terrajut

Harapan tak boleh surut

Kamu

Jangan hanya mimpi

Kamu

Terus lakukan aksi

Kamu

Beranilah taklukkan teka-teki

Kamu

Telanlah  racun-racun pemedih hati

Usah ragu lagi,

Angkat kepalamu

Bersuka-citalah

Berusahalah

Rayakan hidupmu mulai saat ini…

Di sini

Pastilah kamu tak sendiri

Sebab selalu ada Tuhan yang menyertai…

Iklan

5 thoughts on “Puisiku Untukmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s