Tujuh Hal yang Buat Kamu Tidak Bisa Berhenti Menulis

Bagi saya pribadi, menulis itu bukan pekerjaan yang gampang. Sebelum menulis yang mesti kita punya yaitu selain ide, tentunya kita juga harus punya susunan kata untuk mengembangkan ide supaya bisa menjadi sebuah artikel atau tulisan. Kita mesti berpikir bagaimana caranya supaya ide kita menjadi lebih baik, mungkin dibutuhkan sumber lain, dan itu butuh pengurasan waktu dan energy. Banyak yang menganjurkan kita dengan kata demikian; “Menulislah terus dan terus menulis”. Pada kenyataannya, menulis dalam tulisan itu sebaiknya harus ada sense di dalamnya, bukan asal-asalan menulis. Hasil dari menulis asal-asalan pastilah kurang maksimal…

Boleh dikatakan tulisan ini sekedar curhat dari saya yang saat ini merasa demikian (tidak bisa berhenti menulis ),

Cobalah sejenak untuk memahami diri anda sendiri. Sebenarnya kenapa anda mesti menulis?

Pertama, hadirkan hasrat untuk menulis timbul benar-benar dari hati sanubari anda. Jadi nanti apa yang anda tulis, selalu akan mengalir saja. Anda nanti tidak akan merasakan takut kehabisan idea atau apa. Sebab menulis itu latihan untuk berpikir kreatif dan justru akan membuat otak lebih aktif! Menurut saya, sebuah karya itu identik dengan kreatifitas. Nah, kekreatifitasan tulisan ternyata terletak bagaimana kita mampu menyajikan ide, gagasan, atau imajinasi tertuang dalam bentuk tulisan. Dalam hal ini, tanpa latihan dn kesenengan untuk melakukannya, bagi orang-orang anti-menulis itu sulit.

Kedua, yakinilah bahwa tulisan itu sebuah karya, dan untuk mempunyai karya berupa tulisan yang perlu anda lakukan yaitu “Menulis”. Dibenak pikiran anda cobalah selalu pikirkan akan passion penulis-penulis yang hebat, yang mana mereka sudah punya banyak karya dengan jumlah yang banyak dan apalagi tulisan mereka itu selain menarik juga telah banyak membawa manfaat untuk pembaca.

Ketiga, dengan menjaga konsistensi menulis anda, beginilah usaha anda untuk menggali bagaimana karakter tulisan anda sendiri. Saya punya anggapan, tiap-tipa tulisan dari hasil orang yang berbeda pasti punya karakter yang berbeda. Tak ubahnya seorang penyanyi yang akan punya ciri khas yang beda dengan penyanyi yang lainnya. Tak ubahnya dengan bakso yang dijual pinggir jalan akan beda rasanya dengan bakso yang ada di restoran. Dengan tulisan anda yang terus lahir dan berlanjut (konsisten), cepat atau lambat anda akan tahu sendiri bagaimana karakteristik tulisan anda!

Keempat, menulis jadikan sebagai  satu cara yang anda tekankan untuk proyeksi tentang siapa anda. Bisa jadi anda akan menuliskan kegalauan saat anda sedang galau, atau sebaliknya saat anda galau yang anda tulis adalah sebuah semangat. Adakalanya nanti anda akan menuliskan sebuah pendapat dari apa yang lahir dibenak pikiran anda, menuliskan pengalaman yang pernah terjadi pada hidup anda, dan sudah pasti orang lain akan lebih mudah mengenal atau mengetahui siapa anda melalui tulisan-tulisan anda. Tulisan anda akan bermanfaat untuk dikenali oleh anak-cucu anda(berarti juga tulisan itu akan abadi, tidak termakan oleh waktu).

Kelima, anda tak perlu terusik dengan kalimat sebagai berikut; “Menulis untuk uang” dan “Uang untuk menulis”. Jika anda terusik dengan kalimat tersebut. Mungkin anda  punya rasa sesal untuk menulis, kalau-kalau tulisan anda belum bisa mendatangkan uang (seperti saya). Menulis untuk uang, ya! Seperti saya selama ini misalnya, saya malah belum mampu berbuat demikian, terkadang adakalanya hati saya meledek kenapa saya menulis terus tanpa menghasilkan uang kok mau-maunya? Dan jika diartikan tentang “Uang untuk menulis”, wah yang ini justru yang terjadi pada saya. Bahkan bukan hanya uang yang harus saya keluarkan untuk membeli paket internet setiap harinya, tapi juga untuk menulis saya perlu mengeluarkan energy dan waktu saya. Barangkali “gereget” untuk menulis itu terlalu, saya seringkali kurang tidur hanya berlama-lama mengetik di depan computer. Entah kenapa, saya bisa punya rasa menghargai dengan apa yang sudah saya tulis sehingga saya merasa percaya diri dengan apa yang saya tuliskan (walaupun sering menuliskan sesuatu yang sederhana adanya).

Keenam, dalam menulis usah takut dikritik, usah merasa rugi jika tulisan kita tak ada yang banyak mau membaca. Sebab yang terpenting yaitu APA TUJUAN MENULIS ANDA, sampaikanlah apa yang menjadi tujuan menulis anda dengan susunan bahasa dan tulisan sebaik-baiknya. Pernah mendengar kalimat demikian? “Menulislah dari hati maka pembaca pun akan menerimanya dari hati (tujuan menulis anda akan sampai di hati pembaca/terkesan)”.

Ketujuh, anda perlu merasakan sendiri. Dampak besar tulisan bagi anda, bagi hidup anda dan bagi kedamaian hati dan pikiran anda. Bagi saya, menulis merupakan acara efektif saya untuk mengendalikan emosi saya yang tidak terkendali, menulis sebagai obat pengerem jiwa yang gundah, tempat saya untuk meng-explorarisasi pengalaman pahit, asam, manis dan berharga dalam hidup saya. Bagi saya, menulis adalah sesuatu hal yang jika dilakukan akan membawa banyak manfaat, apabila menulisnya dengan hati. Keyakinan saya, menuliskan sebuah penderitaan maka penderitaan akan berkurang. Jika saya menuliskan kebahagiaan, maka kebahagiaan saya akan bertambah!

Semoga Bermanfaat!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s