Stabilkan Kesadaran, Kunci Kesuksesan!

Siapakah Anda yang sebenarnya?

Siapakah Tuhan Anda, orang tua Anda dan bagaimana hubungan Anda dengan orang tua dan Tuhan, apakah berjalan baik?

Jika hubungan Anda dengan Tuhan dan orang tua kurang baik, apa yang harus Anda lakukan?

Dimana Anda sekarang?

Apakah Anda dalam keadaan baik-baik saja, enjoykah Anda dengan keadaan Anda saat ini?

Apa yang membuat Anda merasa kurang nyaman terhadap diri Anda sendiri?

Apa harapan atau cita-cita Anda dalam waktu dekat ini yang ingin Anda wujudkan?

Untuk mewujudkan cita-cita Anda, perlukah Anda meminta bantuan kepada Tuhan atau Anda yakin dari diri Anda kekuatan untuk meraih apa yang kita citakan akan muncul sendiri?

Anda sampai saat ini bertahan hidup, untuk Apa?

Apakah Anda tahu kekurangan Anda dan adakah komitmen untuk memperbaiki diri Anda?

Pada posisi manakah keberadaan Anda di lingkungan sosial, termasuk aktif atau pasif dan sadarkah Anda dampak dari keduanya untuk hidup Anda?

Apakah Anda tahu sumber masalah yang sedang menimpa Anda?

Apakah Anda punya alasan kenapa Anda tidak bahagia?

Apa yang terlintas dari pikiran Anda tentang ”Kesadaran?”, menurut saya kesadaran ialah suatu kondisi pikiran yang mampu mengoneksikan dengan keadaan/ kondisi yang sedang terjadi pada kenyataannya(realita). Kondisi sadar jauh berbeda dengan bermimpi atau menghayal! Akan tetapi, kesadaran lebih memusatkan pada diri kita dengan keadaan yang ada.

Kesadaran yang baik senantiasa menuntun jalan pikiran kita untuk berpikir secara rasional bukan dengan emosional. Suatu saat tertentu keadaan terhimpit pasti akan menghampiri kita semua. Dalam keadaan ini, kesadaran akan mendorong kita untuk lebih sabar, menyeimbangkan hati dan pikiran, menjadikan kita mau memilih mana jalan yang ingin kita tempuh dan tidak.

Sukses di sini merupakan kesuksesan dalam mencapai apa yang kita ingin raih dan dapatkan dalam hidup. Baik dari segi materi, integritas kualitas diri atau memiliki kehidupan yang jauh lebih baik. Seiring berjalannya waktu, sering yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataannya. Tentu, kekecewaan bisa menjadi sumber utama munculnya alasan untuk beremosi negatif. Sulit sekiranya jika kita tidak bisa menerima kenyataan yang ada. Hidup itu tentang menghadapi kenyataan yang ada, hidup seolah mengendalikan kita jika kita tak sanggup mengendalikan hidup lebih dulu!

Dalam keadaan sadar, jika kita sedang sangat sedih maka kita bisa menahan air mata kita untuk tidak meleleh di depan mata orang lain/asing. Dalam keadaan sadar, sesulit apapun hidup kita, kita akan berusaha untuk tidak menyerah dan tetap tegar menghadapi hidup dan kenyataan yang ada. Dalam sadar kita akan berusaha mempertahankan hati dan pikiran kita berfungsi sebagaimana normalnya. Tepat dikatakan bahwa orang-orang yang gila itu karena mereka tidak bisa lagi berpikir secara rasional dan seimbang, orang gila pikirannya sudah tidak terkendali lagi.

Tidak selamanya setiap biji yang ditanam di atas tanah itu akan tumbuh, tidak selamanya yang kita impikan dan kita usahakan akan berhasil, tapi setiap segala sesuatu mempuyai proses khusus. Ada yang mengatakan, jika kita gagal melakukakan sesuatu maka tidak ada salahnya jika kita mencoba lagi. Semakin banyak kali mencoba semakin banyak pula pengalaman kita mendapati kegagalan, kita akan lebih banyak tau sumber yang membuat kita gagal dan mampu mengambil pelajaran dari setiap kegagalan..

Kesadaran saya katakan sebagai kunci kesuksesan sebab hanya dalam keadaan sadar saja kita akan mampu mengendalikan diri dikala kondisi kita sedang tidak memungkinkan atau down. Dalam hidup ini tidak ada seorang pun yang pantas dijadikan sebagai peramal yang ulung. Termasuk meramalkan masa depan kita masing-masing. Setiap perjalanan proses memperjuangkan hidup yang disertai dengan mewujudkan mimpi, nikmati saja akan keadaan yang terjadi. Hidup untuk dikendalikan dengan sebuah kesadaran yang tinggi bukan hidup yang akan mengendalikan kita!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s