Jadilah Muda yang Smart!

14068555871268137509
Ilustrasi/Kurator (Shutterstock)

Khususnya bagi para remaja, mendapati rasa galau atau mengalami stress karena suatu masalah adalah hal yang biasa sering dialami. Tentunya, diperlukan solusi dari setiap masalah tersebut. Setiap remaja itu berkembang berbeda,ada yang pandai mengatasi masalah dan ada yang kurang. Kita tau bahwa,remaja adalah masa dimana peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Berhasil tidaknya seorang remaja dalam melewati masa ini sangat mempengaruhi perjalanan panjang hidupnya di masa yang akan datang.

Tak jarang, galau dan stress timbul disebabkan oleh adanya konflik batin pada remaja. Yang mana seorang remaja akan merasa kurang senang apabila keinginannya tidak terpenuhi. Atau karena ketidak sanggupannya memecahkan sebuah masalah yang sedang dihadapi. Sedangkan keadaan emosinya labil akibat perubahan besar yang sedang dialaminya dalam proses tumbuh kembangnya baik fisik maupun mental. Nah,jika seorang remaja mengalami kegalauan atau stress yang berkepanjangan itu sangat membahayakan sekali. Kenapa? Yang jelas akan timbul suatu penyimpangan-penyimpangan yang tidak diinginkan, seperti kurang nafsu makan yang bisa menyebabkan sakit mag/anoreksia, menjadi pemurung/suka menjauhkan diri dari orang banyak, mengonsumsi narkoba/alcohol, bahkan bunuh diri! Ampun deh …

Untuk memahami kenapa remaja itu labil, ada baiknya kita ketahui bersama perkembangan fisik dan mentalnya terlebih dahulu. Remaja dari segi biologis(fisik),dimulai sekitar 13 tahun  pada umumnya. Masa pematangan fisik manusia akan sejalan sekitar dua tahun, biasanya dihitung sejak haid pertama bagi wanita, atau sejak seorang pria mengalami mimpi basah (mengeluarkan air mani pada waktu tidur) yang pertama. Masa ini juga disebut dengan masa pubertas.

Pada masa puber, hormone seseorang menjadi aktif dalam memproduksi hormone yang berhubungan dengan pertumbuhan, yaitu: 1)Folice-Stimulating Hormone(FSH)& 2). Luteinizing Hormone(LH)pada perempuan.

Kedua hormone tersebut untuk merangsang pertumbuhan estrogen & progesterone yang merupakan hormone kewanitaan. Pada anak laki-laki, Luteinizing Hormone yang juga dinamakan Interstitial Cell Stimulating Hormone(ICSH), merangsang pertumbuhan testoteron. Akibatnya, terjadilah perubahan yang meliputi perkembangan jiwa remaja, pertumbuhan tubuh, badan semakin tinggi, alat kelamin produksinya mulai berfungsi ditandai dengan haid juga payudara membesar (pada wanita), dan tanda-tanda seksual sekunder seperti adanya kumis,jenggot,tumbuh bulu pada ketiak dan kelamin, perubahan suara (pada laki-laki).

Pada perkembangan psikis (mental), terjadi perubahan  sangat dahsyat karena masalahnya adalah berkembangnya perkembangan jiwa dari anak-anak ke dewasa. Padahal kita tau bahwa masa anak-anak dulu lebih biasa menuruti kata hati orang tua, sedangkan setelah mengalih menjadi dewasa, seorang remaja akan merasa mempunyai hak untuk memilih dan memutuskan sesuatu yang terkadang bertentangan dengan orang tuanya. Akhirnya, konflik-konflik dari dalam diri seringkali menimbulkan masalah pada remaja itu sendiri. Pada remaja, sudah timbul rasa kepedulian terhadap diri sendiri dan selalu ingin tahu perkembangan yang terjadi pada tubuhnya, maka ia butuh ruang untuk refleksi diri. Sebagai contoh, seorang remaja sudah pantas untuk tidur dalam kamar pribadi. Tiap remaja unik,dan berbeda. Hal ini tergantung pada keadaan masyarakat dimana remaja itu tinggal

Konflik batin dapat menimbulkan gangguan jiwa. Misalnya contoh fenomenal di tengah masyarakat kita yang dihadapi remaja saat ini adalah; berselisih pikiran dengan orang tua, ketertinggalannya dalam mengikuti pelajaran di sekolah, masalah dalam pergaulan dengan teman sebaya, tak bisa beradaptasi dengan teman, kurang perhatian dari orang tua, terjerumus dalam dunia criminal(mengonsumsi narkoba, miras, obat-obatan terlarang,atau sex bebas).

Dari setiap permasalahan tersebut biasanya menimbulkan sebuah kegalauan, dan jika masalahnya sudah berlanjut, tak heran jika banyak diantara remaja yang mengidap stress. Timbullah kecemasan dalam hidupnya. Tidak itu saja, putus cinta pun bisa membuat bad mood, ada juga diantara remaja yang kebiungungan mencari pekerjaan, atau mungkin tak laku kerja. Keinginan-keinginan pada remaja sangat tinggi,ia merasa dirinya sudah cukup umur untuk layak hidup mandiri.

Sebaiknya sebagai remaja, dalam menghadapi setiap masalah hendaknya tetaplah tenang dan jangan sampai kehilangan kepercayaan diri. Jangan menjerumuskan diri ke hal-hal yang bersifat negative sebagai pelampiasan rasa kecewanya karena itu akan merugikan diri sendiri dan carilah jalan keluarnya. Berusahalah semaksimal mungkin. Ingat bahwa masa remaja adalah masa yang paling indah sekaligus masa jembatan untuk mendapatkan sebuah berlian dalam hidup jalannya hanya melewati masa remaja dengan sebaik-baiknya. Masa ini sangat penting dan berpengaruh pada besar kecilnya semangat hidup di masa yang akan datang.

Lahirnya semangat dari seseorang ,tak dapat di paksakan tak juga dapat ditukar dengan cara apapun. Semangat tetap lahir dan ada dari hati.Satu kegalauan, dan satu penderitaan stress tanda bahwa dalam jiwa kita tak ada semangat. Akhirnya, yang ada hanya rasa masa bodoh dan pasrah,malas-malasan, hidup biasa-biasa saja,menjadi suka menunda-nunda pekerjaan dan lebih banyak melamun dan murung. Ketahuilah di luar sana orang-orang semangat sedang sibuk dalam pertaruhannya dalam meningkatkan kualitas hidupnya. Semakin besar masalah yang diterimanya, semakin besar rasa keinginan untuk menaklukan masalah yang sedang dihadapi. Sadarilah bahwa hidup ada di tangan kita sendiri, jika kita berada di dunia yang sama dengan mereka yang sukses dan bahagia mereka bisa, kenapa kita mau menghabiskan waktu dengan hal-hal yang sia-sia. Semua orang pernah kecewa, pernah menderita dan galau/stress. Boleh-boleh saja asalkan sewajarnya dan segeralah bersemangat kembali.

Apabila ada masalah,dan kegalauan berkepanjangan sebagai akhir pemecahan masalah dijamin hidupmu akan gagal! Ayo jadilah muda yang smart. Jangan hanya karena masalah yang sepele, hidupmu jatuh pada kehancuran disaat usiamu masih muda hanya karena kau tak mampu memecahkan masalah yang kau hadapi. Berkonsultasilah kepada teman terdekatmu, orang tua, guru atau siapa pun orang yang kau percayai. Jangan pernah menyiksa diri dari hal-hal negative yang terlarang sebagai pelarian. Sayangi masa mudamu, agar harapan cerah masa depan dapat terwujud …

Iklan

Cara Mudah untuk Menyegarkan Pikiran dari Stress

Pernahkah Anda menghitung berapa kali Anda mengidap stress setiap minggunya?Barangkali yang mempunyai anak,stress memikirkan kebutuhan anaknya,menghadapi kenakalan anaknya atau mungkin karena anaknya sedang tak sejalan hati dan pikiran dengan orang tuanya.Barangkali seorang guru dibuat stress oleh murid-muridnya.Seorang anak muda dewasa tak jarang stress setelah putus cinta!Pekerjaan banyak juga bisa membuat kita stress.Susahnya mencari uang saat ini sungguh memang sudah banyak membuat kita stress berkepanjangan…

Dengan mempunyai pikiran yang stress maka tekanan darah kita akan naik ,pikiran tak jernih,dan mudah terbawa emosi.Pastinya kita tak ingin setiap hari atau dalam keseharian selalu mengidap stress yang seperti itu bukan?.Berikut kiat untuk mensiasatinya;

1.Tenangkan hati dan pikiran,ambil nafas dalam -dalam,pusatkan pikiran untuk bisa fokus dengan penenangan hati

2.Jangan mudah terbawa emosi,jika ingin marah sebaiknya pikirkan kembali apa untungnya marah.Membantukah?

3.Tempatkan diri kita dengan orang-orang yang bahagia dalam arti berpikiran jernih sehingga kita bisa sharing masalah yang sedang kita hadapi bersama mereka

4.Bacalah buku yang bisa menyegarkan pikiran Anda pulih kembali

5.Dengarkanlah musik kesukaan Anda

6.Carilah sesuatu yang hanya untuk Anda bisa nikmati,misalnya sekedar jalan santai sejenak atau makan makanan kesukaan Anda

7.Kuatkan pikiran Anda dengan pikiran positif

8.Tertawalah bersama rekan dekat Anda,hindarkan diri Anda dari pengisolasian diri

9.Bangun kekuatan hati selalu berjiwa optimis yakin  bahwa setiap masalah yang kita hadapi pasti ada jalan keluarnya

10.Berdo’a

Sebagai manusia suka-duka adalah hal yang sudah biasa harus kita hadapi ,dari satu masalah ada seribu jalan keluarnya.Jangan biarkan pikiran kita stress hanya hal yang sepele saja.Masih ada banyak hal yang lebih penting untuk kita pikirkan lainnya.

Sambut Natal dan Tahun Baru, Cipika Beri Anda Diskon Besar-besaran!

cipika.co.id
cipika.co.id

Hari natal tinggal menghitung jari, dan tanpa terasa tahun baru pun akan menyusul pula. Masa liburan selama hari Natal dan tahun baru ini, ada yang kurang jika kita sampai tak sempat untuk berbelanja. Bagi siapa saja yang super sibuk dengan pekerjaannya, sampai-sampai tak sempat meluangkan waktunya untuk berbelanja langsung di Mall atau supermarket apalagi pasar, jangan cemas. Silahkan Anda mampir di cipika.co.id

.

Apa itu Cipika Store? Cipika Store merupakan warung online dukungan PT Indosat Tbk berdiri sejak tanggal 15 Maret 2014, yang dapat kita kunjungi sewaktu-waktu dengan pelayanan 24 jam. Usianya yang belum genap satu tahun, tapi sampai saat ini sudah mulai banyak dikenal oleh masyarakat luas di Indonesia. Bahkan sudah ada 12 cabang Kantor Cipika Store yang menyebar di Indonesia, antara lain; Surabaya, Malang, Semarang, Bali, Padang, Palembang, Bandung, Jakarta, Yogya, Lampung, Medan dan Solo.

Disini kita bisa memilih apa saja yang kita butuhkan, termasuk diantaranya ada beberapa barang yang ditawarkan seperti makanan, asesoris berupa baju, tas, dan arloji/jam tangan. Terdapat aneka gedget serta ada travel wisata.

cipika.co.id memberikan diskon besar-besaran hingga sampai 50% dari harga yang sebenarnya menjelang Hari Natal dan tahun baru ini, lumayan belanja bisa menjadi lebih murah ya. Yang menarik, barang-barang yang ditawarkan lebih beragam, berkualitas, dan lebih unggul dibandingkan sebelumnya. Apakah Anda sudah tahu yang namanya Bolu Meranti, Pempek Candy, Pempek Beringin, Rendang Asase dan Keripik Lumba-lumba? Beberapa makanan tersebut merupakan produk unggulannya dari Cipika. Bagaimanakah bentuk dari makanan tersebut? Penasaran, temukanlah gambarnya dan barang aslinya hanya di Cipika Store.

Untuk mengetahui warung online satu ini gampang banget caranya, bisa diakses dari satu klik cipika.co.id. melalui email, facebook, dan twitter juga bisa. Yang semuanya bisa kita lihat dari bagian bawah kiri wall-nya Cipika. Bagi Anda yang belum tahu banyak tentang Cipika jangan cemas, ketika kita membuka cipika.co.id serupa tadi, dibagian bawah disudut kiri pula terdapat Info Lain dari Cipika, kita bisa mengetahui Tentang Cipika, bagaimana tips membayarnya, tips belanja nyaman dan aman, cara membeli, cara bergabung, bagaimana cara menghubungi pihak Cipika dengan mudah dan lain-lain.

Berikut ini beberapa persediaan yang ditawarkan oleh Cipika Store,

cipika.co.id
cipika.co.id

Wowww serba 47%, buktikan kebenarannya dengan mengecek sekarang juga yaaaa…Bagi Anda yang suka travel baik dalam atau luar negeri, boleh dilirik tuh tiket paket travelnya. Menyambut Natal dan liburan tahun baru tak kalah menariknya jika kita jalan-jalan bareng sekeluarga dengan menyewa mobil, berkunjung di rumah saudara yang cukup jauh dan supaya lebih hemat ongkosnya :). Yang suka kuliner, suka pula dengan harga yang miring dan jenis makanan yang barangkali masih asing bagi Anda, lalu Andaingin mencobanya! Jangan tunggu lama lagi untuk mencoba mencicipinya. Ataukah Anda penggila gedget?

cipika.co.id
cipika.co.id

Aiiih diskon gadgetnya sampai 60%! Cek dan beli sekarang juga ya. Di Cipika Store terdapat berbagai macam jenis dan merk Handphone yang berkualitas. Kita bisa langsung tahu gambar dan harga Handphone tanpa harus keliling ke Toko Penjual Handphone di dekat rumah Anda.

cipika.co.id
cipika.co.id

Di atas hanya beberapa sample saja, dan masih ada banyak pilihan lain yang sesuai dengan selera pilihan Anda semuanya. Diskonnya mumpung lagi gedhe nih, mestinya buruan diburu deh. Ketimbang nanti sudah sold Out, he he he…Ya, kalau pas stocknya banyak sih nggak apa-apa ya. Kalau persediannya terbatas?

Makanya, segera tentukan pilihan sesuai dengan selera Anda. Beli sekarang dan nikmati diskon yang gedhe-gedhean untuk promo spesial Hari Natal dan Tahun Baru ini….

Please enjoy your shopping by Cipika Store now….

Soto Kebo Bikin Aku Kaget Plus Pengen Mencicipi

Ini lho Soto Kebo yan pertamakali saya makan...
Ini lho Soto Kebo yan pertamakali saya makan…

”Kamu mau nggak makan Soto Kebo, atau kamu suka Bakso?”

Pertanyaan itu saya dapatkan dari Mbak Dinda Pertiwi, seorang Kompasianer dari Kudus. Kebetulan setelah saya berkunjung di rumah Kompasianer bernama Mbak Yuni Astuti di Blora, hari berikutnya saya langsung ke Kudus. Boleh dikatakan saya kurang waras sebab niat hati main sampai Kudus itu tanpa rencana. Pada hari sebelum keberangkatan saya ke Kudus, baru itulah saya meminta nomor telepon Mbak Dinda hanya lewat Facebook. Dan niat keiinginan saya ke Kudus sudah saya beritahukan terlebih dahulu dengan Kompasianer lain bernama Mas Masluh Jamil.

Cie…ileh, yaelah, dan seperti saya ini gelandangan yang selamat berkat Kompasianer-kompasianer ini.

Ingatan saya masih jelas keberadaan saya di tempat Mbak Yuni disambut dengan hangat sampai saya melangkahkan kaki menuju Kudus. Dasar saya anak yang penakut tapi nekat, hanya diberitahu naik bus jurusan ini dan turun di mana begitu saja tetap saya lakukan demi niat saya. Jalan-jalan ngelantur, berharap mendapatkan sebuah inspirasi. Tanggal (3/12/14) sekitar jam setengah dua siang, dari Blora saya menuju Rembang. Dalam ingatan otak saya, saya harus turun di Pentungan. Idih, mulanya mendengar Pentungan itu apa? Tugu kah, pasar kah atau tempat apa yang jelas saya belum bisa membayangkannya. Sebenarnya ada rasa takut campur bingung, belum lagi setelah turun nanti naik bus yang apa lagi…

Setengah berani setengah takut juga, tapi tetap nekat menuju ke Kudus sana. Kebingunganku akhirnya teringankan oleh kesediaan Mas Masluh Jamil akan menjemputku setelah saya sampai di Kudus nanti.

”Pokoknya nanti kamu turun di Kudus, kasih tahu aku kamu di mana lalu aku jemput!”

Hadew, serangkaian kata itu membuatku ingin meringis melulu. Mas Masluh kira Kudus itu kecil banget. Jadi misalnya saya turun di mana saja, dia pikir dimana pun dekat menurutnya. Karena bingung, sekaligus ingin bisa sampai sana. Pada mulanya saya mengatakan jemput saja saya di Terminal Kudus,atau di suatu pasar. Eh, tetapi setelah diingat-ingat lagi Mbak Dinda Pertiwi tadi menyarankan turun di Ngembal, akhirnya saya turun dari Bus Jurusan Surabaya-Semarang itu turun di Ngembal saja. Benar deh, saya pun turun di tempat ini. Tidak lama kemudian Mas Masluh menjemput saya dengan sepeda motornya.

Gang Melati dekat masjid. Menjadi tujuan utama saya supaya sampai di rumah Mbak Dinda Pertiwi sore bertabur gerimis menjelang maghrib itu. Oh ya, selama diperjalanan ada sesuatu yang menarik menambah wawasan saya diantaranya yaitu melewati Rembang. Sumpah, kekuperan saya selama ini baru melihat langsung kalau Rembang itu penghasil garam. Mata pencaharian di Kota Rembang yang dominan salah satunya membuat garam. Jadi terpikirkan kalau air di Rembang asin rasanya. Untuk air minum, pastinya orang Rembang tidak semudah mendapatkannya seperti di daerah saya di Ambarawa, Semarang dan tempat-tempat yang menghasilkan air normal lainnya.

Panorama Rembang
Panorama Rembang, ladang garam

Saya masih ingat, sepanjang jalan yang dijadikan tempat pembuatan garam/area ladang garam sangat luas sekali. Terdapat juga ikan asin yang berhasil ditangkkap dan dijemur. Bau asin. Ada beberapa rumah yang bangunannya seperti rumah kurcaci. He he he, saya  mengira ada banyak kurcaci di Rembang tapi ternyata itu gudang garam!

Kembali kecerita selanjutnya, saat saya sampai di rumah Mbak Dinda Pertiwi. Sampai di tempat masih hujan. Tetapi setelah berada di dalam rumah rasa dingin menjadi sirna saat kami asyik mengobrol. Saat itu pula perbincangan antara Mbak Dinda Pertiwi dengan Mas Masluh menjadi hangat sebab ternyata keduanya Kompasianer sama-sama dari Kudus.

Hari berikutnya saya beruntung diajak jalan-jalan mengunjungi Menara Kudus dan Musium Kretek. Sengaja memilih dua tempat itu sebab yang terdekat dari rumah Mbak Dinda dua tempat itu. Disepanjang perjalanan, saya melihat suasana Kota Kudus lebih ramai dibandingkan dengan Blora. Kata Mbak Dinda, Kudus itu menjadi tempat belanjanya orang yang mampir dari Kota Blora, Demak, dan Rembang. Pantes saja di sini terkesan ramai. Kami sempat naik angkot, naik becak dan bahkan jalan kaki.

Menara Kudus menjadi tujuan pertama kami. Saya menyaksikan banyak sekali pengunjung yang datang untuk berdo’a ramai-ramai di makam Sunan Kudus ini. Baik yang sudah tua atau anak-anak sekolah. Tepat di Menara Kudus yang berada di sebelah masjidnya, saya melihat menara itu tersusun dari batu bata saja. Setengah tidak percaya mendengar kata Mbak Dinda kalau batu bata ini tersusun hanya dari putih telur. Dalam hati saya, kenapa bisa sekuat ini yaaa batu batanya hanya dari rekatan putih telur? Atau karena yang membangun itu sunan…

Batu bata ini direkatkan dari putih telur? percayakah Anda...
Batu bata ini direkatkan dari putih telur?
percayakah Anda…

Baju, souvenir, dan makanan khas dijual di area terbuka di luar Menara Kudus tersebut. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan menuju Musium Kretek. Sekitar 500 meter sebelum sampai di tempat, kami mampir di rumah makan. Jadi kaget, penasaran dan benar-benar ingin mencoba menikmati Soto Kebo setelah ditawari Mbak Dinda Pertiwi sejak sebelum kami berengkat pergi tadi.

Penyajian Soto Kebo ini kuahnya ditempatkan seperti wadah minuman dawet ayu. Ada dua kendil besar kanan kiri yang biasanya dipanggul itu. Tradisional banget kesannya. Setelah dicoba, rasanya ternyata luar biasa. Mangkoknya lebih kecil dari mangkok biasa, sudah rasanya enak membuat saya ingin menambah lagi. Alasan malu, jadi keiinginan itu cukup tertahan saja. Hi hi hi…

Menurut cerita dari Mbak Dinda Pertiwi, Sunan Kudus mengajarkan bahwa untuk menghormati penganut agama Hindu, masyarakat yang menganut agama Islam dilarang menyembelih binatang Kerbau/Kebo. Sebab, orang Hindu menjadikan Sapi sebagai binatang sucinya. Karena kepercayaan dan adat daerah Kudus yang masih kuat, sampai sekarang tidak heran apabila banyak warung makan di Kudus menyediakan makanan berdagingkan Kerbau. Saya sendiri mendengar Soto Kebo malah baru pertama kali ini. Terdengar asing, malah membuat saya penasaran untuk mencicipinya…

Berkat Kompasianer Kudus Mbak Dinda Pertiwi dan Mas Masluh Jamil, saya bisa sampai di sini untuk ytang pertama kalinya.
Berkat Kompasianer Kudus Mbak Dinda Pertiwi dan Mas Masluh Jamil, saya bisa sampai di sini untuk ytang pertama kalinya.

Satu catatan yang cukup manarik, bahwa di Kudus ada rumah penuh dengan ukiran. Harga saat ini jika terjual bisa sampai 1 Miliar lebih lho.Perjalanan singkat mampir di tempat Kompasianer super keren yang menambah wawasan saya…

Hidup Itu Indah

-Jangan takut Merencanakan Hidup dan Beranilah Menjalani Hidup Sekalipun Diluar Rencana-

Satu hal yang sering kita usahakan untuk tidak terlupakan ialah tanggal kelahiran kita, yang mana setiap ulang tahun kita tiba rasa bangga bertambah usia mendorong kita merasa lebih percaya diri. Menganggap kita tambah usia menjadi tambah dewasa, tambah baik dan sebagainya. Tanggal kelahiran tanpa disadari menjadi tolok ukur berapa lama kita mampu bertahan di dunia ini.

Berbicara tentang hidup, rupa-rupanya hidup bisa diartikan sesuai dengan pandangan berpikir otak kita masing-masing dan bukan dari kehidupan itu sendiri. Pola pikir seorang yang satu dengan yang lainnya sudah pasti akan beragam, tak lepas dari pengaruh lingkungannya, pengaruh dari prespektifnya berpikirnya masing-masing, dari bagaimana orang itu menangkap sesuatu dengan logika dan perasaannya. Dan bersifat subyektif. Orang kaya yang mengalami penyakit berat belum tentu bahagia, dibandingkan dengan orang yang kurang mampu tapi sehat.

Pandangan tentang bagaimana  dunia ini yang sebenarnya, apakah dunia ini kejam, tak adil, penuh dengan sandiwara, dunia ini tak indah, dunia ini seperti neraka atau pun dunia ini tempat yang indah semuanya akan seperti apa yang kita pikirkan. Pikiran baik akan mempengaruhi perasaan baik didalam hati kita dan sebaliknya.

Hidup…

Seperti pertanyaan yang bodoh atau bahkan tak perlu dijawab andaikata kita mempertanyakan ”Kenapa kita hidup di dunia ini? Kenapa harus di Bumi, nggak di planet Venus atau Kenapa kematian itu ada dan satu kali?”

Sering kita tak pernah bersyukur kalau tercipta sebagai manusia, bagaimana jika Tuhan mentakdirkan kita sebagai hewan melata atau tumbuhan yang selalu tak berdaya menahan panas serta kekeringan? Hah….Tuhan! Atau sekiranya masih diragukan tentang keberadaanNya? Ada yang mengaku percaya Tuhan, lalu sembahyang tapi terjerat teroris. Ada yang suka mabuk-mabukan dibilang mereka buruk, brutal dan menyimpang. Dan semuanya salah!

Kesanggupan mengatakan semua itu kembali ke hati masing-masing. Yang jelas hidup, kehidupan dan apa saja yang sudah ada dalam hidup ini akan ada sesuai dengan keberadaannya itu sendiri. Dikatakan bahwa hidup itu penuh misteri, hidup itu menyeramkan, hidup itu tak mudah untuk dijalani.

Aihhh, sekuat apapun yang namanya manusia tetap akan mati! Kalau sudah mati ya mati. Bangkai manusia sudah tak bisa kembali menjadi tubuh manusia yang seutuhnya. Tapi, aku, kamu, dan mereka mau nggak sih kalau hidup bahagia, tercukupi apa yang kita butuhkan, terwujud segala apa yang kita cita-citakan? Jawabannya mau banget!

Walaupun pada akhirnya kita akan mati, selama kita hidup dan selama kita mempertahankan diri untuk tetap hidup dengan sebaik-baiknya. Perjuangan hidup itu sering kita sebut dengan yang namanya usaha. Sandang, pangan, papan merupakan tiga hal pokok mendasar sesuatu yang harus terpenuhi dalam setiap keseharian kita. Setelah itu, mendapatkan pengetahuan/pendidikan, mendapatkan pekerjaan yang layak, serta kehidupan yang mapan menjadi dambaan dari setiap kita untuk bisa mendapatkan semua itu dengan jalan usaha.

Mencermati kata ”Usaha” sebenarnya pantas untuk diuraikan dengan benar. Usaha setiap orang beragam sesuai dengan kemampuannya. Hasil dari sebuah usaha pun setara dengan apa yang sanggup diusahakannya. Usaha erat dengan energi. Sebagai manusia, tenaga kita dapat berupa pikiran dan tenaga.

”Sudahkah kita mengoptimalkan pikiran dan tenaga kita selama kita hidup ini?”

Aku, kamu, mereka semua mempunyai energi. Dimana energi yang tertulis diatas tadi terdiri dari tenaga dan pikiran. Merencanakan sesuatu itu baik, namun saat yang kita rencanakan itu gagal. Pasti perasaan kita tak senang, logika mengatakan ada baiknya kalau kita mengusahakan apa yang sudah terencana diperbaiki dan kita tak menyerah.

Hidup.Dunia. Dan bahagia.

Hanya dari pikiran positif kita akan mendapati perasaan bahagia, dunia akan serupa dengan apa yang kita pikirkan, sesuai dengan apa yang kita kira, dan yang kita renungi. Merasa bahagia berada di dunia itu orang yang sebenar-benarnya hidup.

Finally, hidup itu indah….

(Sedikit kata-kata yang tertulis ini sangat sederhana, namun menjadi mahal tak kala pikiran dan hati sedang tidak berfungsi baik sebagaimana mestinya. Hidup tak bisa lepas dari kata ingin menyerah, hampir stress atau depresi. Yang terpenting, sewaktu kita mengalami kemurungan dalam hidup obat pertama yang mampu menyembuhkan ketidak bahagiaan, ketidak senangan kita berasal dari pikiran positif/baik kita dan pengendalian diri yang terbaik semua berasal hanya dari diri kita sendiri).

Kota Blora yang Masih Perawan!

Tugu Pancasila Kota Blora
Tugu Pancasila Kota Blora

Haiyaaah, masak ada ya kota kok Virgin. Memangnya ada Kota Gak Virgin? Karena Kota Blora menurut saya belum banyak terpengaruh dengan budaya yang pada umumnya sudah menyebar dihampir Kota Besar yang ada di Indonesia ini. Maka dengan sengaja judulnya mengisyaratkan sebuah kepolosan Kota Blora. Kota yang tanpa terhiasi pemandangan nyata dunia malam, tanpa kemacetan, tanpa polusi udara, tanpa keonaran anak muda, melainkan Kota yang terkesan aman, nyaman dan damai terangkum dalam pandangan mata saya.

Rasanya, bisa sampai di Kota Blora itu seperti mimpi. Saya merencanakan tiba disini sehari sebelum keberangkatan dari Jakarta. Niat hati ingin kembali ke Ambarwa, Semarang. Namun ternyata saya tertarik untuk mampir di rumah salah satu Kompasianer yang sudah akrab sekali dengan saya. Namanya Mbak Yuni Astuti yang pada waktu acara Kompasianival kemarin kita baru pertama kali bertemu.

Berangkat dari Jakarta tanggal (1/12/14))sore sekitar jam tiga, dan sampai di Blora jam setengah delapan dengan menumpangi bus malam Lorena. Harapan saya datang ke tempat ini sangat simple, saya ingin mengetahui sedikit banyak bagaimana keadaan di Kota ini yang mana sebelumnya saya belum pernah datang ke sini dan belum pernah mendapatkan informasi tentang kota ini.

Melihat lebih dekat Kota Blora membuat saya setengah tidak percaya, masalahnya Kota ini jauh berbeda dengan kota yang lainnya.  Beruntung  rumah Mbak Yuni kebetulan berada di pusat kotanya. Siangnya, sekitar jam sepuluhan saya menyempatkan diri untuk menyusuri jalan disepanjang Tugu Pancasila sampai di alun-alun kota ini. Dari serangkaian perjalanan singkat saya itu dapat saya simpulkan bahwa, di Blora sangat bagus untuk dijadikan tempat usaha. Melihat belum banyak para pedagang yang ada di sini.

Blora Mustika yang lenggang
Blora Mustika yang lenggang

Satu swalayan yang terbesar yaitu Swalayan Luwes, yang ada sejak satu tahun yang lalu. Swalayan ini mampu menyaingi MD Mall, yang sebelumnya sudah ada. Dari konten yang di jual di Luwes sendiri lebih lengkap, menjadikan swalayan Luwes ini banyak dikunjungi pembeli! Idih, kalo Anda di Blora pasti akan kebingungan mencari Matahari, Ramayana atau Hypermart. Masalahnya di sini belum dibangun. Bayangkan saja betapa lenggangnya kota ini.

Sekalipun begitu yang mengesankan dari pandangan mata saya ialah bersih dan nyamannya Kota Blora ini pantas diberi nilai A. Dari setiap satu meter disediakan tong sampah dari DPU, tersedia doa tong sampah untuk sampah organik dan anorganik, setiap pengguna jalan baik sepeda ontel, becak, sepeda motor dan mobil tidak serabutan. Semuanya menertipi peraturan lalu lintas, termasuk patuhnya para pengemudi sepeda motor yang memakai helmet. Sungai yang mengalir tidak dijadikan tempat untuk membuang sampah.

Disepanjang perjalanan saya sengaja mampir di tempat pusat oleh-oleh Kota Blora. Gendu Durian merupakan salah satu makanan khas Blora. Makanan ini sudah ada sejak seratus tahun yang lalu, merupakan makanan bangsawan. Dalam olahan perkilonya membutuhkan 18 kuning telur, tanpa bahan pengawet, dan di oven selama tiga jam. Olahannya berasal dari tepung,gula dan kuning telur dan durian saja! Rasanya manis, harum durian yang enak sekali. Sayangnya, makanan ini tidak banyak diproduksi dan hanya ada dibeberapa tempat tertentu saja, salah satunya yang dekat Tugu Pancasila itu bernama pusat oleh-oleh Grace. Pemiliknya bernama Ervina (34) seorang China yang justru paling tahu rahasia olahan Gendu Durian yang nikmat.

Gendhu Durian, makanan khas Kota Blora
Gendhu Durian, makanan khas Kota Blora

Alun-alun Kota Blora suasana siang dan malam harinya jauh berbeda. Kalau siang terlihat lenggang, tapi pada malam harinya ramai sekali. Adanya mainan anak-anak yang sengaja diadakan pada malam hari, membuat para pedagang asongan disekitar alun-alun ini dagangannya menjadi laris manis. Pemerintah kota ini sepertinya memang memperhatikan nasib masyarakatnya yang menengah kebawah dengan menfasilitasi memberikan bantuan berupa gerobak dan bantuan modal usaha untuk beberapa pedagang asongan di sini.

Keramaian alun-alun Kota Blora dimalam hari
Pemandangan alun-alun Kota Blora dimalam hari

Dikeesokan harinya saya diantar Mbak Yuni ke tempat ukiran Blora. Sekedar meninjau layaknya seorang traveler, saya menikmatinya. Daerah pusat ukiran ini terletak di Kecamatan Jeponan. Terdapat deretan kios ukiran berjejer. Kayu yang dipakai Kayu Jati, dan berikut ini beberapa ukiran Blora yang  saya jumpai. Terlihat halus, rajin dan khas. Dibandingkan ukiran dengan daerah saya, ukiran Blora lebih bagus dari segi kreatifitas dan variasinya.

Hasil ukiran Kota Blora
Hasil ukiran Kota Blora

Kini Kota Blora sudah tidak asing bagi saya, ingatan saya Blora menjadi perbatasan Kota Cepu, dan berdekatan dengan Purwodadi. Yang indah dipikiran saya, di tempat ini pengguna sepeda ontel dan becak masih lumayan banyak. Menjadikan tempat ini termasuk tempat yang saya sukai. Becak simbol adanya Indonesia yang berangsur-angsur mulai punah. Melihat becak dan sepeda masih ada yang memakainya rasanya senang sekali. Ada juga Taman Mustika yang mempesona, mampir di taman ini ditengah hari atau malam hari untuk sekedar sebagai tempat berkumpul bersama teman atau refreshing juga boleh lho.

Kepulangan anak sekolah dengan mengayuh sepeda ontelnya
Kepulangan anak sekolah dengan mengayuh sepeda ontelnya
Becaaaak....
Becaaaak….
Pesona Taman Mustika
Pesona Taman Mustika