Yuuuuk, Ketahui Produk Litbang yang Sudah Diluncurkan!

Selama ini skandal utama yang ada di indonesia diantaranya yaitu akses air minum yang masih kurang, luasan kawasan kumuh di negara kita masih banyak, akses sanitasi juga masih perlu diperbaiki. Di Jakarta sendiri yang semestinya menjadi tempat elit dan metropolitan, justru malah timbul banyak permasalahan. Masyarakat menengah ke bawah banyak sekali menjadi problema pemerintah kita mengingat mereka kesulitan mengakses air minum, dan banyak yang tak punya tempat tinggal.

Litbang yang menjadi pusat penelitian dan pengembangan permukiman, dalam rangka pelaksanaan Hari Bakti (Harbak) Kementerian Pekerjaan Umum, mengadakan acara nangkring bareng bersama Kementrian Pekerjaan Umum di Pendopo Gedung Cipta Karya, Kementerian PU, Jl. Pattimura No. 20, Jakarta(27/11/14). Acara ini menghadirkan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman – Balitbang – Kementerian Pekerjaan Umum Prof (R) DR Ir Anita Firmanti, MT dan Kepala Bidang Program dan Kerjasama – Puslitbang Permukiman Iwan Suprijanto, ST, MT sebagai narasumber.

Citra sebagai MC mampu menarik perhatian peserta yang hadir diacara Nangkring bersama Litbang ini.
Citra sebagai MC mampu menarik perhatian peserta yang hadir diacara Nangkring bersama Litbang ini.

Tema yang diusung ialah ”Dukungan Inovasi Teknologi Bidang Permukiman dalam Akselerasi Program Permukiman 100-0-100 (100 % akses air minum; 0% luasan kawasan kumuh; 100% akses sanitasi)”. Acara dibawakan oleh Citra, sedangkan moderator acaranya dipegang oleh Wardah Fajri atau biasa disebut Mbak Wawa.

Mbak Wawa sebagai Moderator, Prof Anita sebagai pembincang pertama dan sebelahnya Pak Iwan selaku Kepala Bidang Program dan Kerjasama
Mbak Wawa sebagai Moderator, Prof Anita sebagai pembincang pertama dan sebelahnya Pak Iwan selaku Kepala Bidang Program dan Kerjasama

Sebenarnya Litbang ini melakukan riset untuk menangani diantaranya sebagai berikut; rumah dan gedung, bahan bangunan, persampahan, air minum, air limbah, utilitas, kawasan, mitigasi bencana, dan adaptasi perubahan iklim. Sesuai tema, maka fokus pembicaraan hanya dipusatkan pada air minum, air limbah dan bangunan.

Dalam perbincangannya, Prof Anita mengawali langsung dengan menguraikan beberapa informasi tentang akses air di Indonesia selama ini. Diseluruh Indonesia sampai saat ini tercatat sekitar 70% yang sudah terlayani akses air melalui PDAM. Permasalahan akses air, masih adanya lingkungan kumuh dan akses sanitasi direncanakan akan terpenuhi 100% ditahun 2019. Dengan catatan jika ada anggarannya dari pemerintah. Seperti saat ini, subsidi BBM sebesar 120 T sudah masuk kedalam infrastruktur Litbang.

Litbang ini menfokuskan dirinya sebagai prime mover, membantu meneliti dan berusaha menciptakan produk tekhnologi yang ditujukan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada dimasyarakat Indonesia. Pada air sendiri, saat ini jumlah air tidak stabil dan kualitasnya menurun. Usaha Litbang, mengolah air dengan kualitas rendah untuk siap minum dan mengurangi bahan kimia yang ada pada pengolahan air agar tidak terlalu membahayakan bagi kesehatan.

Ada beberapa produk yang sudah diluncurkan oleh Litbang khususnya untuk mengatasi masalah air limbah. Salah satunya ada pengolahan air dengan Bio-Contractor. Adanya bio-contraktor di dalam cabin maka bidang tempat bakteri tumbuh akan menjadi luas dan tidak ada air limbah yang merembas keluar, sehingga lebih aman dibandingkan denagn tangki septik konvensional. Ada diantaranya Biofil(mengolah air limbah langsung dibuang ketanaman/kolam ikan, periode pengurasan minimal 6 tahun), ada Biority( efisiensi pengolahan limbah 70%, biority untuk mengolah air limbah rumah tangga skala komunal maupun individual) dan Biofil.

Berbeda dengan Meralis, yang merupakan reaktor kompak yang terdiri dari rangkaian unit pengolahan air limbah dengan menggunakan sistem lumpur aktif dan filtrasi membran ultrafiltrasi, untuk menghasilkan air yang dapat didaur ulang untuk kebutuhan gedung. Tepat untuk pemukiman perkotaan.

Dikatakan bahwa pada daerah sulit air sudah ada Model MCK. Alat ini diterapkan pada kawasan endemis, yang dilengkapi kloset khusus mempunyai dua lubang untuk memisahkan urine dan tinja. Terdapat Biotour yang merupakan rangkaian teknologi pengolahan air limbah rumah tangga untuk menghasilkan kualitas air daur ulang yang dapat digunakan untuk kebutuhan umum rumah tangga. Satu lagi produk unggulan dari Litbang yang dikhususkan pada pengolahan air limbah yaitu adanya Drainase permukiman ramah lingkungan dengan Sub-Reservoir Air Hujan. Berikut ini fungsinya dari Sub-Reservoir air hujan; sebagai penampung air hujanuntuk air baku dan resapan, menjadi pasokan air, terutama dimusim kemarau, mereduksi genangan air hujan dan membantu melestarikan air tanah.

Sedangkan untuk air bersih/air minum. Sudah ada pengujian meteran air , Dynamic Mixer(pengolahan air dengan penambahan bahan kimia yang dinamis), ada pengolahan air Sarut(Saringan Rumah Tangga, mengolah air baku yang keruh, berbau, dan mengandung zat besi dan mangan untuk kebutuhan satu keluarga), ada Merotek(reaktor kompak yang terdiri dari rangkaian unit pengolahan air dengan sistem membran ultrafiltrasi, dan membran RO tekanan rendah untuk menghasilkan air siap minum). Manfaat Merotek ini yaitu memanfaatkan air sungai tercemar, air gambut dan air payau untuk dihasilkan siap minum.

Disesi perbincangan kedua, Pak Iwan kemudian membahas sedikit banyak tentang rumah yang sudah diproduksi oleh Litbang. Diantaranya ada Risha, rumah layak huni yang komponennya bersifat fleksibel dan efisien dalam konsumsi bahan bangunan. Risha ini sudah memiliki 67 aplikator dan diterapkan sebanyak 1000o unit di Aceh pasca bencana Tsunami. Ada Rika(Rumah Instan Kayu), dengan teknologi Laminated Vaneer Lumber merupakan rumah instan yang berbahan dasar dari kayu kelas rendah cepat tumbuh(sengon, karet, akasia) yang diolah sehingga kualitasnya setara dengan kayu kelas 3. Rumah ini lebih tahan gempa, moveable dan dapat diterapkan diberbagai kondisi lahan.

Penemuan Litbang menghasilkan ide; ada aplikasi bambu laminasi pada bangunan tradisional. Bambu dapat diaplikasikan sebagai balok, kolom atau papan sebagaimana kayu dengan cara Laminasi. Pada rumah tradisional tepi air, Litbang menerapkan konsep mendapatkan desain rumah terapung diatas air yang mampu menjaga sumber daya laut dari kerusakan. Rekayasa local knowledge berupa: Floating house dan floating sanitation. Pada Homese(Honai Menuju Sehat), rumah ini tetap mempertahankan kekhasan Honai sendiri dengan penggunaan ventilasi 2 layers dengan tujuan masyarakat papua terhindar dari penyakit ISPA.

Rumah susun ada yang dengan sistem pracetak BOX dari beton ringan. Rusun ini direncanakan bisa mendukung beban sampai 5 lantai, dapat direncanakan sesuai dengan kreatifitas arsitek. Ada lagi rusun dengan teknologi pracetak C-plus. Sistem ini merupakan sistem struktur pracetak untuk bangunan bertingkat dengan kolom berbentuk Plus(+), yang mana sambungan mekanis berupa plat baja dengan mur dan baut serta grouting dengan semen non-shrinkage. Rusun ini telah diterapkan di Cigugur Tengah Kota Cimahi sebanyak 2 Blok(5 lantai)dan telah memiliki 8 aplikator.

Salah satu Kompasianer disesi tanya jawab
Salah satu Kompasianer disesi tanya jawab

Diakhir pembicaraannya, Pak Iwan menambahkan bahwa untuk dapat mengembangkan produksinya beliau membutuhkan para investordan aplikator sebagai mitra. Usaha yang dilakukan Litbang dalam mangatasi masalah pemukiman salah satunya sebagai cara mendorong masyarakat untuk mandiri. Tak lepas sebenarnya dana APBN itu dari rakyat(pajak) yang semestinya kembali lagi pada rakyat. Diperlukan revolusimental untuk membangun sinerginitas agar apa yang sedang diluncurkan ini berhasil diberlakukan untuk seluruh wilayah di indonesia. Terakhir dari Pak Iwan, untuk mendorong bangsa yang maju diperlukan penghargaan karya anak bangsa!

Inilah pemenang Twitter yang berhasil membawa Smartphone
Inilah pemenang Twitter yang berhasil membawa Smartphone

Sebagai tambahan dari saya, semoga dengan terpublikasinya tulisan ini banyak masyarakat Indonesia yang mengenal dan tahu bahwa Litbang mempunyai banyak produksi teknologi. Yang manfaatnya sangat penting sekali bagi banyak masyarakat Indonesia, produk Litbang ini perlu disosialisasikan, didukung dan segera disebarluaskan demi kesejahteraan masyarakat kita semua.

Diakhir acara kami sempat berfoto bersama.
Diakhir acara kami sempat berfoto bersama.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s