Causeway Bay,Hongkong

Tepatnya tanggal 26 April 2013,aku tiba di Hongkong sebagai Domestic Worker,dan saat ini tanpa terasa sudah melewati satu tahun lebih tinggal dan bekerja di Negara ini.Sudah bukan menjadi hal yang tabu lagi kalau sebagian dari perempuan Indonesia bekerja di Negara asing .Dari kasus-kasus yang beredar di televise atau surat kabar ,sebagian besar memberitakan sisi negatifnya,dan sangat memperihatinkan.

Akan tetapi kali ini aku akan membagikan gambaran sedikit banyak apa saja kegiatan para perempuan yang Indonesia di Negara Hongkong ini,aku sengaja mengambil tempat di Causeway Bay karena tempat ini menjadi tempat perkumpulan yang sangat strategis.Selain tempatnya yang luas,di sini tersedia makanan khas Indonesia dari masakan teman-temanku sendiri.Harganya lebih murah di bandingkan dengan makanan restoran dan lebih nikmat…

Image

Lihat tuh, jangan kira di Hongkong nggak ada yang namanya “bakso…”

Image

Ini adalah transportasi paling unik di Hongkong, yang ada hanya di Hongkong ga ada di bumi belahan lain mana pun lho…

Image

Bersama ibu-ibu KJRI…Cheese bu…!!Image

Beberapa diantara mereka ada yang mau mengabdikan diri mengumpulkan amal dengan membuka perpustakaan kecil semacam ini…

Image

Lagh… kalo dah ngumpul begini rindu anak-suami pun terlupakan jeuw…!

Image

Asyiknya berebana bareng…

Image

Lapangan yang selalu tak enggan bilang selamat datang dan aku bersedia disinggahi… gumam si rumput-rumput itu…

Image

Percaya dech Mak, emak yang paling cuantikkk….

Image

Berfoto adalah kebiasaan kita setiap kali bertemu…

Image

No comment…

Image

Kreatifitas menciptakan baju untuk di konteskan… sip… keep your creativity coey…!

Image

Orang China pun sudi menghibur kita-kita yang berpenyakitan galau…

Image

Perempuan Indonesia, generasi RA Kartini, Semangat Buuu..”monggo”

Image

Belajar.

Image

Kampanye membela kelompok sendiri…

Image

Warung segala warung, makan sambil ngrumpiin cowo, anak, suami atau majikan…

Image

Sambil ngopi kayaknya lebih enak lagi rekk…!

Image

Menikmati Emansipasi

Image

Kalo sudah cinta serasa jalan milik kita berdua ya Mii…?

Image

Pemandangan sebelah samping kanan patung Victory

Image

Belajar bela diri, mengantisipasi segala kemungkinan dalam bekerja…

Image

Makan yuuuk….

Image

Dibawah kolong jembatan, bagaimana dengan Jakarta?

Image

Perpustakaan terletak di depan arah patung Victori

Image

Statue of Queen Victory, haiyaahhh njiplaaak…

Image

Tatkala hujan menyapa…

Image

Perpustakaan terbesar di Hongkong

Image

Hari Minggu adalah hari liburnya sebagian besar para BMI (Buruh Migran Indonesia) di Hongkong, berbagai aktivitas acara dan kegiatan diselenggarakan di Causewaybay selalu ramai. Selain dengan adanya lapangan yang luas, di sini juga ada taman yang luas. Berdekatan dengan pusat perbelanjaan, dan perpustakaan umum.

Dari gambar-gambar diatas semoga kita sama-sama berharap Indonesia kedepannya dipimpin oleh pemerintah yang baik. Sehingga pemberangkatan TKI dapat diminimalisasi bahkan dihentikan. Aku adalah bagian dari mereka, duka mereka tak beda dengan dukaku.Tetapi dari setiap peristiwa aku berusaha untuk mengambil pelajaran dan hikmahnya. Aku pastikan bahwa aku tak akan terjerumus dalam pergaulan tanpa arah yang tak jelas itu. Ternyata tak semua BMI itu negative, kenyataan mereka bisa mengembangkan dan menggali potensi diri serta bersosialisasi.

.Image

Wanita adalah tiangnya Negara, silahkan berpendapat atau berkomentar setelah menyaksikan gambar-gambar ini…. Pendapat apa yang Anda kemukakan, jika berpikir sejenak tentang Indonesia tercinta kita??

Semoga terhibur ,salam hangat dari Hongkong…

Terimakasih ..

Iklan

Ingin Menghilang

Image

Aku ingin hilang ,dari pada aku diperolok oleh diriku sendiri

Aku malu kepada dunia

Akan jiwa ini yang tak suci lagi

Hati ini yang bimbang terus mengerang,

Sibuk mencari ketenangan yang tak juga kutemukan

Bukan padamu

Bukan padanya

Kupandangi hatiku sendiri  dengan lesu

Kemana lagi kumengadukan rasa

Tentang aku yang jauh dengan kesempurnaan ini

Menjadikanku ingin menghilang darimu

Dari hidupmu

Biarkan gurau kita menjadi kenangan

Mimpi kita terlupakan

Ah mudah-mudahan ini hanya hayalan

Dan bukan menjadi kenyataan

 

Tiga Cinta

Haruskah aku percaya dengan yang namanya CINTA

Kata itu memekak di telinga hatiku

Mengingatkan aku akan luka cinta masalalu

*
Kini  cintaku kepada-Mu ya Rab masih kunodai dengan ragu
Ku khianati dengan ulah burukku
Dosaku menjadi ruang hampa diantara kita
Sucikanlah hati ini ya Allah
*
Cintaku kepadamu Ayah-Ibu
Terukur tanpa nilai
Sebab penderitaan masih menyertaimu
Maafkanlah anakmu yang melampaui batas ini
Yang belum sanggup meninggikan namamu
 Kita masih berada dalam ruang yang sama
Karena rasa telah menyatu
Berpadu menembus samudera dan benua
Hatiku mendapat kehangatan dari pelukan sukmamu
Yang mendekap erat tanpa mau terlelap
Asa yang hilang telah kembali
Mencoba untuk mau mengayuh lagi roda perjuangan kita yang tersendat
Aku ikhlas mengorbankan diri
Hingga sampai pada masanya nanti hanya senyum yang tercipta
*
Cintaku kepadamu

Masihkah kau ragukan

Kau ragu benarkah aku menaruh hati padamu

Kau ragu benarkah aku mau hidup bersamamu

Biarkanlah rasa dan hati yang bersua

Sebab aku akan membuktikannya

Dengan berani terluka karena telah mencuri hatimu

 

 

Teman Seperjuangan

Ayo coba lihat ,di atas itu benarkan kalo semua cowo itu ganteng-ganteng?Hihii…
Mereka adalah teman di bangku SMA dulu.Yang mana sekarang sudah sampai tahun ke-5 dari perpisahan kita.Jujur kacang ijo ,kalo aku satu pun nggak ada yang dekat sama mereka.Karena dulu aku minder untuk bergaul dengan mereka.Sedang mereka juga enggan menyapaku.Tak menganggap keberadaanku sepenting temen cewe-cewe lainnya.Hahh benarkah ?
Apakah mereka musuhku,oh tidak…… !!Mereka dengan baik-baik menerima keadaanku kok.
Yiah,sekarang masalahnya bukan terletak akrap atau tidaknya aku dengan mereka,tapi terletak pada kekuatan jiwa .Memacukan semangat berjuang mewujudkan sebuah mimpi.
Jika ada yang mempertanyakan,kenapa diantara mereka hidupnya terarah dan beda jauh denganku…
Em-
Menurutku yang pertama ”PERSIAPAN”rencana dalam pikiran kita berbeda.Dari mulai kita menilai diri sendiri,seberapa dalam kita mampu menerima pelajaran ,sampai seberapa pandainya kita mempermainkan emosi.Lebih lagi dukungan orang tua,dari kejiwaan dan materi.Upzz,bagaimana dengan kisah anak yang berkemauan tinggi lalu dengan berbagai caranya dia mampu mewujudkan mimpinya…
(^-^)
Kalo kita mengalih pada pembicaraan memang jadi beragam,tapi aku mau mengunggkap sedikit dulu tentang aku…
Pada waktu SMA aku kehilangan semangat hidup,cita-citaku hanya ”LULUS”titik!
Aku tak pernah bermimpi menjadi mahasiswa di perguruan tinggi.Aku merasa sudah tak mampu belajar.Mempelajari mata pelajaran rasanya pengen bunuh diri,ini nggak bisa- itu nggak bisa.Ah pusing banget deh!
Setelah lulus,aku merasa gengsi jika bekerja hanya di pabrik .Lalu aku memutuskan melanjutkan sekolah dengan mendaftar di sebuah lembaga pendidikan asisten perawat.Mengharapkan keajaiban datang,pedomanku begini jika aku berhasil mengambil pembelajaran satu tahun ini maka dengan jalan apapun aku akan berniat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi .Lagi!
Ternyata meleset tajam,belum juga kudapati kepercayaan diri lho.Nilai-nilaiku biasa saja dan yang parah lagi aku tak paham dengan pelajarannya.
Bingung gua jadinya….
Sadar kalo temen-temen di luar sana khususnya temen seperjuangan di bangku sekolah dulu pada semanagat dan hidup terarah ,maka aku memilih utuk menjadi pekerja yang sebelumnya aku tak pernah mengharap ingin pun tak pernah.Mesti sedih lho~
Pertama kali ninggalin orang tua tercinta,dengan alas an bisa menengok sejenak hiruk-pikuk kota Pontianak.Merasakan airnya,juga dipergunakan tenaganya.
Dalam pikirku,wah aku kali ini sudah kesekian kalinya mengalah padamu teman .Hidup dalam kehampaan,seakan tiada pilihan yang lebih pantas untukku.Atau barangkali aku salah pilih.
Kukatakan kepada orang tuaku untuk mengijinkan kepergianku dulu begini.Kukatakan bahwa aku akan bekerja di sana demi bisa melanjutkan biaya sekolah.
Hem,ditengah jalan.Uang tak mengumpul,dan tujuan melanjutkan sekolah telah tiada lagi,tersamar oleh yang namanya mbelgedesnya-cinta.
Selama sepuluh bulan akhirnya aku kembali di rumah lagi.Terpingit seperti RA Kartini.Aihh,Tuhan menjatuhkan durian runtuh…
Hanya karena kejadian sangat sepele,aku kebingungan luar biasa.Panas rasanya berada di rumah.Bagaimana aku bisa lari tanpa tujuan yang jelas,menjadi gelandangan bukan mauku,menjadi pengamen bukan pilihanku,pelacur ….Oh .Tidak.
Pilihan terakhir adalah dua pilihan yang dilematis,dalam keadaan memendam masalah yang sangat berat,dalam keadaan jiwa ini tergoncang dahsyat,ketika tangis tak mampu dihentikan dan kemana aku mengelak dari kata membunuh diri adalah menjadi sales di luar jawa atau menjadi TKW.
Beruntung aku anak nekat,sepulang dari Pontianak pertama kalinya aku belajar sepeda motor di jalan raya.Dan dalam seminggu saja aku berani sampai kemana-mana.Dan lagi aku masih punya beberapa uang untuk membeli bensin.Maka,akupun kesana kemari mencari kantor sales keluar jawa itu dan kantor pelayanan penyalur TKI.
Kalo jadi sales kupikir ayah nggak mengijinkan karena dia takut aku berkumpul bebas dengan lelaki.Kalo di luar negeri,aku sendiri pun takut.Aduh gimana nih ya?
Lagi-lagi aku mengingat teman seperjuangan SMA dulu.Dalam hatiku berkata,kawan hidupmu beruntung..
Alhamdulillah,akhirnya aku dapat juga formulir pendaftaran TKI .Aku bayangkan kalo aku benar menjadi TKI,bayanganku langsung jika aku mati.Sedih lah pokoknya.Kuajukan formulir itu untuk ayah.Kuberitahu gaji perbulannya,tanpa kuhiraukan berapa kali potongan gajinya.Ayah mengijinkanku walau sebenarnya tak sampai hati.
Aku mencoba untuk pura-pura kuat dengan mengatakan bahwa ayah hebat.Dia hanya dengan mencangkul dan mencari rumput saja hidupnya bias membangun rumah dan menyekolahkan ketiga anaknya.Artinya ayahku gigih bukan.Ayah percaya barangkali karena aku pernah merantau di Pontianak juga.
Imajinasiku,dengan berhasilnya aku bekerja di Singapore aku berniat untuk melanjutkan kuliah.Waktu itu terlahir keinginan untuk mengambil bahasa Inggris.Karena tak finis kontrak,akhirnya aku gagal lagi.
Teman seperjuangan,kenapa jalan yang kulalui tak selancar denganmu .Padahal kepahitan bukan jaminan kesuksesan.Kesabaranku diuji terusss.
Kembali ke PT lagi yuuuk,hah pintaku dalam hati.Emangnya enak,elakku.Digigit tinggi pengisap darah yang menggatalkan kulit,dikurung,diatur-atur ,nggak bebas,harus nunduk-nunduk ,haha dan pastinya kita nunduk-nunduk dan geleng-geleng kalo tiap minggu bersama teman seasrama.PT OKDO HARAPAN MULIA,Bawen ,Semarang.Hanya sepuluh menit dari rumahku jika naik kendaraan roda dua berkecepatan lumayan.Mula-mula keluargaku menolak dan tak mengijinkanku pergi lagi.Mereka memintaku bekerja di pabrik barangkali nganggur dirumah juga boleh untuk beberapa bulan.Hihiiii..
Tekatku sudah bulat.Tak mau kehabisan waktu ,aku harus mengambil jalan ini.Dengan memamerkan berapa jumlah gaji perbulan ternyata mujarab juga buat merayu ayah.
Ayah tak pernah menuntutku untuk memberinya uang,tapi kengototan hatiku yang membuatnya mau merelakan kepergianku.Aku masih ingat saat terakhir ditemui ayah-ibu.Air mata kita kering,berharap bahwa kami benar-benar ikhlas.
Empat bulan setengah aku memendam kesal di hati,bertahan dengan wajah yang mati.Mataku dalam kecemasan,bibirku tanpa senyuman.Harapan tidak gagal menggebu.
Kini,kudengar teman seperjuanganku SMA sudah lulus kuliah dan bekerja.
Iya-kan saja karena mereka sebelum lulus sudah mempunyai planning yang jelas baik dari pikiran mereka sendiri atau diiringi oleh semangat orang tua.
Hei teman,jangan kau anggap aku lupa kalian.Tanpa kalian sadari aku selalu mengingatmu,bahkan kalian ada disetiap sudut penderitaanku.Aku kini mengatakannya sebagai takdir lagi bukan aku telat dan tak sanggup merencanakan masa depan yang cerah untukku sendiri.
Aku rindu kalian,lima tahun kita tak bertemu.Sedangkan aku masih sama seperti aku yang dulu.Tanpa materi,tapi tak apa kok.Pelajaran hidup membuatku merasa aku orang yang kaya akan jiwa yang bahagia.Dalam penderitaan berbentuk apapun,insyaAllah aku akan tetap bias menikmati nikmat-Nya.Amin.

Salam

Salam

Assalamualaikum wr wb…
Salam kenal ya dan salam semangat selalu,kenalin namaku Seneng Utami,asli dari Semarang,Jawa Tengah.Seneng:sama artinya dengan senang/suka dan Utami:berarti yang utama/terpenting.Jadi kurang lebih jika digabungkan penyuka yang terbagus/terpenting.Dengan nama ini tapi tak menjamin aku baik lho …
Oh ya aku anak nomor dua dari tiga bersaudara,keluargaku bilang aku anak yang paling berbeda,barangkali karena kebandellannya kali …aku yang nggak suka tinggal di rumah lama-lama,membuat aku sampai sekarang berada di perantauan,Pontianak-Singapore-Hongkong.
Masih sejauh itu saja,alasanku untuk mencari pengalaman melihat dunia di luar kampung,mengetes keberanian diri,mencari inspirasi hidup,menikmati kebebasan sebagai perempuan muda,belajar menghadapi kepahitan hidup,dan berkompetensi .
Hahh…kenyataannya,tak seindah yang dibayangin ,tau nggak kenapa?jujur jauh dengan orang tua itu asli nggak ”ENAKK”apalagi pekerjaanku sebagai domestic worker.Tentunya dong dari setiap prosesnya itu aku merasakan ketidaknyamanan.Demi uangkah-tempat melarikan diri dan lari dari masalakah-atau jangan-jangan mengharap keajaiban datang ya…
Aku mantan anak culun dan terisolir dari yang namanya overprotective parent,so bisa melayang sampai luar negeri adalah kesempatanku untuk membebaskan otakku berpikir terbuka.Tau nggak ,sebenarnya bukan hanya sekedar terus bekerja dari pagi sampai siang doang ya yang aku lakukan tapi juga dengan terus memperhatikan apa saja yang terjadi disekitar pandangan mataku ini.Menanyakan sebab kenapa rakyat kita jauh berpikir lambat dari pada orang putih.Dan penasaran mencari jawaban bagaimana orang putih mempergunakan kemampunanya.
Syukurlah aku bisa bernafas lega tinggal di Hongkong,dari mulai kebijakan pemerintahnya,sampai motivasi untuk mengembangkan diri dari teman-teman senasib ini.
Hemm,tanpa sepengendalian orang tua begini ,aku menganngap bahwa aku layak dikatakan dewasa.Kupikir aku pantas hidup mandiri,hihihi…susah-senang sudah biasa kuhadapi dan nikmati sendiri.Aku tahu aku punya mimpi,kadang aku takut mengungkapkannya dan cukup mengungkapkannya dalam hati.
Seringkali aku merenung dan ingin bisa menolong orang lain yang berkesusahan,ingin menjadi inspirasi setiap wanita lemah dan menjadi wanita karir yang mapan .Yupz!Impianku begitu tinggi.Aku katakan bahwa aku masih dalam pembelajaran akan hal-hal yang baru,seperti menulis di blog ini …
Semoga secepatnya aku bisa tahu lebih banyak lagi dan mudah-mudahan membawa manfaat .Amin.
Terimakasih buat yang sudah mampir… ^-^